Cara Mengecas Handphone Dengan Benar

Handphone merupakan alat telekomunikasi elektronik dua arah yang bisa dibawa kemana-mana dan memiliki kemampuan untuk mengirimkan pesan berupa suara. Pengertian tersebut merupakan pengertian handphone secara umum. Dalam  keseharian kini manusia hampir tidak bisa lepas dari handphone. Apalagi dengan semakin berkembangnya handphone sehingga handphone memiliki berbagai fungsi sekaligus. Bukan hanya sebagai alat komunikasi saja namun telah berkembang menjadi alat dengan fungsi lainnya seperti sebagai media hiburan, media bisnis, dan sebagainya. Berikut adalah cara mengecas handphone dengan benar agar baterai kamu tahan lama:

1. Menggunakan charger asli

Penggunaan charger asli adalah terbaik untuk mengecas Handphone. Charger asli atau bawaan sudah diatur sedimikian rupa agar bisa mengisi baterai HP dengan baik. Hal ini sering diabaikan orang, apalagi ketika sedang tidak membawa charger sehingga meminjam charger orang lain.

Sebenarnya, penggunaan charger lain pada HP tidaklah terlalu buruk. Hanya saja charger USB yang Anda gunakan akan memiliki kinerja yang berbeda, terutama tentang arus ampere. Ada charger yang punya arus 2A dan ada juga yang 1A. Tentu ini akan membuat proses ngecas menjadi berbeda, apalagi jika HP Anda mengizinkan arus 2A.

Yang paling aman tetap menggunakan charger asli. Pasalnya, tidak sedikit charger yang punya kualitas buruk yang bisa berakibat fatal pada baterai ponsel. Jika memang lupa membawa charger bawaan dan meminjam charger orang, perhatikan kualitas charger tersebut dengan cek voltase dan juga ampere di bagian kepala charger.

2. Mengisi tidak sampai 100 %

Banyak yang salah kaprah tentang pengisian penuh. Ada yang mengatakan jika baterai tidak terisi penuh dan langsung dicabut  maka hal tersebut akan menurunkan kinerja baterai. Padahal ngecas HP yang paling ideal justru bukan saat penuh atau 100% tetapi sekitar 80% saja.

Jadi, buat Anda yang sering main cabut saat HP Anda baru diisi sampai 80% hingga 90% tak perlu khawatir baterai cepat rusak. Justru sering mengisi daya terlalu penuh pada beberapa smartphone berpotensi mengurangi umur baterai.

3. Mengecas sebelum batre benar-benar- habis

Cara ngecas HP yang baik selanjutnya adalah mengecas HP pada saat daya HP tidak benar-benar habis. Artinya, ketika daya baterai masih kisaran 30% sampai 40%, itulah saat yang tepat untuk mengisi daya HP.

Jangan tunggu daya baterai sampai habis alias 0% untuk ngecas lagi. Sering melakukan hal ini justru akan membuat umur baterai berkurang. Minimal daya saat ngecas sebaiknya sekitar 20%. Sering ngecas saat baterai 15% ke bawah justru kurang bagus untuk kelangsungan baterai.

4. Mematikan Ponsel saat Ngecas

Salah satu cara paling baik untuk ngecas HP adalah dengan mematikan HP tersebut. Memang tidak terlalu salah ketika ngecas dalam keadaan HP menyala. Hanya saja akan lebih baik ngecas HP dalam keadaan HP mati.

5. Menurunkan Kontras Layar HP

Jika Anda ngecas HP dalam keadaan menyala, sebaiknya kontras layar HP tidak tinggi. Mengapa? Karena kontras layar adalah faktor utama yang membuat baterai HP lebih cepat habis saat digunakan. Karena itu, agar proses ngecas berjalan dengan baik, sebaiknya menurunkan kontras layar HP.

6. Hindari penggunaan power bank terlalu sering

Power bank adalah benda elektronik yang sering dibawak untuk berpergian. Benda ini adalah penyelamat ketika anda ingin tetap terhubung dengan hp saat hamper kosong. Biasanya digunakan ketika memang di sekitar tidak ada colokan, seperti dalam perjalanan.

Penggunaan power bank untuk mengecas hp sebenarnya boleh-boleh saja tetapi jangan terlalu sering untuk menggunakannya, gunakanlah saat mendesak. Ngecas hp memakai power bank teru-menerus berpotensi membuat unur baterai hp menjadi berkurang. Bahkan, bisa membuat baterai hp menjadi drop.

7. Hindari ngecas lewat port USB PC / Laptop

Ngecas HP sebaiknya langsung colok ke stop kontak atau terminal colokan listrik. Jangan ngecas HP dengan menggunakan port USB komputer. Sebenarnya boleh saja, asal saat benar-benar dalam keadaan darurat. Tapi mengisi daya lewat port USB laptop atau komputer cenderung lambat mengingat arus yang masuk biasanya hanya 0,5 A saja.

Untuk mengecas yang tepat adalah dengan mencolok langsung ke arus listrik. Jangan terlalu sering atau lebih baik hindari mengisi daya hp dengan port USB di computer atau laptop .

8. Melepas casing hp

Sebaiknya ketika di cas lepaskan casingnya beberapa tipe ponsel biasanya menjadi hangat ketika dicas dan casing masih terpasang. Biasanya hawa hangat ini muncul karena terhambatnya pembuangan hawa panas saat sedang pengisian.

Untuk HP modern sebenarnya hal ini sudah tidak terlalu relevan lagi. Tapi alangkah baiknya jika Anda tetap melepas casing. Ibaratkan casing itu pakaian yang menempel di HP, saat HP kegerahan maka membuka bajunya adalah hal yang tepat, terlebih kondisinya sedang terhubung listrik.

9. Ngecas HP di Pagi Hari

Banyak orang yang melakukan pengisian daya baterai HP saat malam hari. Biasanya biar ditinggal tidur dan saat bangun, daya HP sudah terisi penuh. Jika hal ini terjadi pada zaman dulu maka bisa dikatakan cukup berbahaya karena HP zaman dulu jika sudah terisi penuh harus segera dicabut dari arus listrik untuk kesehatan baterai.

HP modern sudah punya pemutus arus otomatis ketika daya baterai sudah terisi penuh. Jadi banyak orang yang sudah tak begitu khawatir meninggalkan HP dalam kondisi cas saat tidur. Namun perlu diketahui, meskipun diperbolehkan ngecas HP samalaman, ngecas yang baik justru adalah saat pagi sebelum berangkat kerja atau berkativitas.

10. Gunakan Baterai HP Original

Jika baterai HP Anda sudah drop, sebaiknya Anda mengganti baterai yang original atau bawaan. Penggunaan baterai selain original punya potensi buruk pada HP. Bisa jadi saat dicas, baterai HP yang bukan bawaannya malah lebih lama pengisian dayanya dibanding baterai bawaan. Untuk itu usahakan agar baterai HP selalu original dan jangan abal-abal.

Baca juga:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *