Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

dengan luas 5 (lima) Hektar ditanami kedelai dengan produksi panen 490 kg/ha. Pada musim hujan produksi panen turun menjadi 250 kg/ha. Harga kedelai/ton/ha adalah Rp. 3.500,000,-. Pemilik lahan mengeluarkan upah mengolah lahan, menanam, sampai memanen sebanyak 1.250.000/ton/ha. Kedelai akan dipasarkan ke kota Bandung dengan jarak tempuh 35 km dan waktu tempuh 0,5 jam. Upah yang harus dikeluarkan untuk itu sebesar Rp. 150.000/ton. Pemerintah bertekat, untuk 15 tahun yang akan datang akan menaikan harga kedelai menjadi Rp. 5.000.000/ton. Berapa nilai sewa lahan yang dikeluarkan petani kedelai tersebut?​ ?

satriyadi.web.id

 

Penjelasan:

Untuk menghitung nilai sewa lahan yang dikeluarkan oleh petani kedelai, kita perlu melakukan beberapa perhitungan berdasarkan informasi yang diberikan. Berikut adalah langkah-langkah penyelesaiannya:

1. Menghitung total produksi kedelai pada musim kering:

* Luas lahan = 5 hektar

* Produksi per hektar = 490 kg/ha

* Total produksi = 5 ha x 490 kg/ha = 2.450 kg

2. Menghitung total produksi kedelai pada musim hujan:

* Produksi per hektar = 250 kg/ha

* Total produksi = 5 ha x 250 kg/ha = 1.250 kg

3. Menghitung total produksi kedelai dalam satu tahun:

* Total produksi = Produksi musim kering + Produksi musim hujan

* Total produksi = 2.450 kg + 1.250 kg = 3.700 kg

4. Menghitung total pendapatan dari penjualan kedelai:

* Harga kedelai per ton = Rp 3.500.000

* Total pendapatan = (3.700 kg / 1.000 kg/ton) x Rp 3.500.000/ton = Rp 12.950.000

5. Menghitung total biaya produksi:

* Upah pengolahan lahan, penanaman, dan pemanenan = Rp 1.250.000/ton

* Biaya transportasi ke Bandung = Rp 150.000/ton

* Total biaya produksi = (3.700 kg / 1.000 kg/ton) x (Rp 1.250.000/ton + Rp 150.000/ton) = Rp 5.200.000

6. Menghitung keuntungan bersih:

* Keuntungan bersih = Total pendapatan – Total biaya produksi

* Keuntungan bersih = Rp 12.950.000 – Rp 5.200.000 = Rp 7.750.000

7. Menghitung nilai sewa lahan:

* Pemerintah akan menaikkan harga kedelai menjadi Rp 5.000.000/ton dalam 15 tahun ke depan

* Keuntungan bersih dalam 15 tahun = Rp 7.750.000 x 15 = Rp 116.250.000

* Nilai sewa lahan = Keuntungan bersih dalam 15 tahun / Luas lahan

* Nilai sewa lahan = Rp 116.250.000 / 5 ha = Rp 23.250.000/ha

Jadi, nilai sewa lahan yang dikeluarkan oleh petani kedelai tersebut adalah Rp 23.250.000 per hektar.

dengan luas 5 (lima) Hektar ditanami kedelai dengan produksi panen 490
kg/ha. Pada musim hujan produksi panen turun menjadi 250 kg/ha. Harga
kedelai/ton/ha adalah Rp. 3.500,000,-. Pemilik lahan mengeluarkan upah
mengolah lahan, menanam, sampai memanen sebanyak 1.250.000/ton/ha.
Kedelai akan dipasarkan ke kota Bandung dengan jarak tempuh 35 km dan
waktu tempuh 0,5 jam. Upah yang harus dikeluarkan untuk itu sebesar Rp.
150.000/ton. Pemerintah bertekat, untuk 15 tahun yang akan datang akan
menaikan harga kedelai menjadi Rp. 5.000.000/ton. Berapa nilai sewa
lahan yang dikeluarkan petani kedelai tersebut?​ ?