Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sumber Bahan Baku Yang Dekat Dengan Tempat Produksi Akan Dapat Menekan

Benar sekali, sumber bahan baku yang dekat dengan tempat produksi dapat menekan beberapa biaya, seperti:

Biaya transportasi: Semakin dekat sumber bahan baku dengan tempat produksi, semakin pendek jarak yang ditempuh untuk mengangkutnya. Hal ini berarti, biaya bahan bakar, tol, dan logistik lainnya akan lebih rendah.

Biaya penyimpanan: Jika bahan baku disimpan di tempat yang jauh dari pabrik, maka diperlukan gudang yang lebih besar dan biaya penyimpanan yang lebih tinggi. Dengan mendekatkan sumber bahan baku ke tempat produksi, kebutuhan akan gudang dan biaya penyimpanan dapat dikurangi.

Biaya kerusakan: Semakin lama bahan baku diangkut, semakin besar risiko kerusakannya. Hal ini dapat menyebabkan kerugian finansial bagi perusahaan. Dengan mendekatkan sumber bahan baku ke tempat produksi, risiko kerusakan dapat diminimalisir.

Biaya waktu: Pengangkutan bahan baku yang jauh membutuhkan waktu yang lebih lama. Hal ini dapat menyebabkan keterlambatan dalam proses produksi dan berakibat pada keterlambatan dalam pengiriman produk ke pelanggan. Dengan mendekatkan sumber bahan baku ke tempat produksi, waktu yang dibutuhkan untuk pengangkutan dapat dipersingkat dan proses produksi pun dapat berjalan lebih lancar.

Contoh:

  • Pabrik semen yang didirikan di dekat sumber batu kapur dan tanah liat akan memiliki biaya transportasi bahan baku yang lebih rendah dibandingkan dengan pabrik semen yang didirikan di daerah lain.
  • Pabrik pengolahan kayu yang didirikan di daerah hutan akan memiliki biaya bahan baku yang lebih rendah dibandingkan dengan pabrik pengolahan kayu yang didirikan di daerah lain.

Selain menekan biaya, sumber bahan baku yang dekat dengan tempat produksi juga dapat memberikan manfaat lain, seperti:

  • Meningkatkan kualitas produk: Bahan baku yang lebih segar dan tidak rusak akan menghasilkan produk yang lebih berkualitas.
  • Meningkatkan efisiensi produksi: Proses produksi yang lebih lancar dan tepat waktu akan meningkatkan efisiensi produksi.
  • Meningkatkan daya saing: Perusahaan yang dapat menekan biaya dan meningkatkan kualitas produk akan lebih kompetitif di pasar.

Oleh karena itu, banyak perusahaan yang berusaha untuk mendirikan pabrik di dekat sumber bahan bakunya.

Namun, perlu diingat bahwa tidak selalu memungkinkan untuk mendirikan pabrik di dekat sumber bahan bakunya. Ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan, seperti:

  • Ketersediaan lahan: Di daerah sumber bahan baku, mungkin tidak tersedia lahan yang cukup untuk mendirikan pabrik.
  • Tenaga kerja: Di daerah sumber bahan baku, mungkin tidak tersedia tenaga kerja yang terampil yang dibutuhkan untuk menjalankan pabrik.
  • Pasar: Jika pasar untuk produk perusahaan terletak jauh dari sumber bahan baku, maka biaya transportasi produk jadi bisa menjadi tinggi.

Perusahaan perlu mempertimbangkan semua faktor ini dengan cermat sebelum memutuskan lokasi pabriknya.